Banten Siagakan Faskes Saat Abu Anak Krakatau Mengarah ke Wilayahnya
Pemerintah Provinsi Banten menyiagakan fasilitas kesehatan untuk mengantisipasi dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, setelah sebaran abu dilaporkan mengarah ke wilayah Banten pada akhir pekan ini.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten menyampaikan kesiapsiagaan fasilitas kesehatan tersebut, menurut laporan yang terindeks pada 6 September 2026. Langkah itu disebut terkait antisipasi dampak abu vulkanik terhadap kesehatan warga.
Dalam keterangan resmi pemerintah provinsi, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan Pemprov Banten terus memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau yang berstatus Level III atau Siaga. Pemantauan dilakukan bersama BPBD dan pos pengamatan gunung api.
Andra mengatakan pantauan bersama PVMBG menunjukkan arah angin membawa abu vulkanik menuju Banten dan Jawa Barat. Ia meminta warga di wilayah terdampak memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.
Badan Geologi Kementerian ESDM melaporkan pada 5 September 2026 bahwa aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III. Pemerintah mengingatkan masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan nelayan agar tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.