Lewati ke konten
← Kembali ke berita
Kodepos News

Data Pendidikan Banjar Catat 1.392 Residu NISN per 1 September

Kota Banjar mencatat 42.368 peserta didik di empat kecamatan per 1 September 2026, dengan 1.392 entri masih berstatus residu Nomor Induk Siswa Nasional. Laporan data pendidikan setempat juga mencatat 649 residu kependudukan dan 1.703 residu kode wilayah.

Sebaran peserta didik terbesar berada di Kecamatan Banjar dengan 14.772 orang, disusul Langensari 12.118, Pataruman 10.463, dan Purwaharja 5.015. Kecamatan Banjar juga menjadi penyumbang residu NISN terbanyak, yakni 545 entri.

Masalah paling besar terlihat pada residu kode wilayah, yang mencapai 1.703 entri. Rinciannya meliputi 711 entri di Kecamatan Banjar, 439 di Langensari, 426 di Pataruman, dan 127 di Purwaharja.

Residu kode wilayah merujuk pada data peserta didik yang atribut desa tempat tinggalnya belum diisi, kosong, atau tidak sesuai referensi wilayah. Sementara residu NISN mencakup data yang belum memiliki NISN atau kondisi satu NISN digunakan lebih dari satu peserta didik.

Validitas data penting karena data induk pendidikan menjadi dasar perencanaan dan program pendidikan. Perbaikan data peserta didik dapat dilakukan oleh satuan pendidikan melalui VervalPD, sementara peserta didik juga memiliki mekanisme perbaikan mandiri melalui layanan NISN.