KUA Lowokwaru peringatkan penipuan QRIS yang menyasar calon pengantin
KUA Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, memperingatkan calon pengantin dan pemohon layanan KUA agar mewaspadai penipuan yang mencatut nama KUA melalui WhatsApp, telepon, dan permintaan pembayaran memakai QRIS.
Kepala KUA Kecamatan Lowokwaru Ahmad Sa'rani mengatakan pada Senin, 14 September 2026, pihaknya menerima sejumlah komplain dari calon pengantin dan pemohon layanan yang mendapat pesan mencurigakan dari orang yang mengaku sebagai petugas KUA.
Menurut Ahmad Sa'rani, pelaku menghubungi korban melalui WhatsApp lalu meminta sejumlah uang dengan mengirimkan kode QRIS untuk pembayaran. Ia menyebut modus serupa tidak hanya terjadi di KUA Lowokwaru, tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia.
Ahmad Sa'rani menyatakan KUA Kecamatan Lowokwaru tidak pernah memberikan atau menyebarluaskan data pribadi pemohon layanan kepada pihak lain. Ia juga mengaitkan munculnya penipuan itu dengan dugaan peretasan terhadap sistem nasional KUA yang membuat nomor WhatsApp dan telepon pemohon layanan dapat diketahui pelaku.
Masyarakat diminta tidak langsung mempercayai pesan, telepon, atau permintaan pembayaran yang mengatasnamakan KUA. Pemohon layanan diminta mengonfirmasi informasi melalui KUA setempat atau kanal resmi sebelum melakukan pembayaran maupun memberikan data pribadi.