Pertamina Patra Niaga ajukan pemblokiran 5.000 pelat nomor untuk awasi BBM subsidi
Pertamina Patra Niaga mengajukan pemblokiran 5.000 pelat nomor kendaraan untuk memperkuat pengawasan penyaluran BBM subsidi.
Pengajuan itu terkait nomor polisi kendaraan yang menjadi penanda dalam distribusi BBM bersubsidi.
Langkah yang diajukan tersebut ditujukan untuk pengawasan penggunaan BBM subsidi agar penyalurannya lebih terkendali.
Informasi mengenai pengajuan pemblokiran 5.000 nomor polisi itu diberitakan oleh lebih dari satu media pada 8 September 2026.