Lewati ke konten
← Kembali ke berita
Kodepos News

PFI Lampung Kecam Intimidasi Bersenjata terhadap Wartawan di Tulang Bawang

Pewarta Foto Indonesia Lampung mengecam dugaan intimidasi terhadap rombongan wartawan di Kabupaten Tulang Bawang setelah mereka dilaporkan diancam dengan senjata api dan kendaraan mereka ditabrak pada Selasa malam, 1 September 2026.

Insiden itu disebut terjadi setelah para wartawan melakukan peliputan terkait proyek instalasi jaringan internet di wilayah setempat. Sejumlah pekerja media yang disebut sebagai korban berasal dari Garuda TV dan Detik Investasi, bersama dua rekan lainnya.

Kasus tersebut dilaporkan ke Polres Tulang Bawang. Dalam pernyataannya, Ketua PFI Lampung Juniardi mendesak Polda Lampung dan Polres Tulang Bawang mengusut tuntas perkara itu, menangkap pelaku, serta menelusuri kemungkinan aktor lain di balik kejadian.

PFI Lampung menilai serangan terhadap kerja jurnalistik harus diselesaikan melalui jalur hukum. Organisasi itu juga mengingatkan bahwa keberatan terhadap pemberitaan semestinya ditempuh lewat hak jawab, hak koreksi, atau pengaduan ke Dewan Pers, bukan lewat kekerasan.

Selain mendesak penegakan hukum, PFI Lampung mengimbau wartawan yang meliput isu sensitif untuk mengutamakan keselamatan, melakukan penilaian risiko, dan tetap berpegang pada kode etik jurnalistik.