Lewati ke konten
← Kembali ke berita
Kodepos News

PLN Atur Beban Listrik di Sulawesi Selatan karena Pemeliharaan Sistem Sulbagsel

Pemadaman listrik bergilir terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan pada awal September 2026 setelah PLN melakukan pengaturan beban pada Sistem Sulawesi Bagian Selatan.

PLN UID Sulselrabar menyebut pengaturan itu terkait pemeliharaan sejumlah infrastruktur ketenagalistrikan. Pemeliharaan tersebut berdampak pada berkurangnya daya mampu pasok sistem secara keseluruhan.

Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Sulselrabar, Niki Rendra Adisetiawan, mengatakan PLN memantau kondisi pembangkit dalam Sistem Sulbagsel, termasuk pasokan dari Poso, Malea, dan Jeneponto. Faktor kesiapan peralatan serta ketersediaan energi primer disebut memengaruhi kemampuan operasional pembangkit.

PLN juga menyatakan kekeringan pada pembangkit berbasis hidro tetap dipantau, tetapi bukan penyebab langsung pengaturan beban saat ini. Perusahaan mengatakan pemeliharaan dipercepat dan pembangkit yang tersedia dioptimalkan agar pasokan kembali normal.

Wilayah yang dilaporkan terdampak mencakup Kecamatan Larompong Selatan dan Kecamatan Bupon di Kabupaten Luwu serta wilayah Kabupaten Pinrang. Pelanggan diminta memantau pembaruan informasi kelistrikan dan dapat menyampaikan laporan melalui PLN Mobile atau Contact Center 123 dengan kode area setempat.