Lewati ke konten
← Kembali ke berita
Kodepos News

Verifikasi Lima Desa Persiapan Ponorogo Berlanjut ke Nomor Registrasi dan Kode Desa

Lima desa persiapan di Kabupaten Ponorogo memasuki tahap verifikasi lapangan sebelum dapat ditetapkan sebagai desa definitif. Tim Evaluasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur memeriksa kesiapan administrasi dan kondisi faktual pada 1–3 September 2026.

Desa yang dievaluasi adalah Pucak Mulyo hasil pemekaran Baosan Kidul, Ngandel dari Cepoko, Sambiganen dari Ngrayun, Galih dari Baosan Lor, serta Argo Mulya dari Slahung. Pemeriksaan ini menjadi penting karena pemekaran akan berpengaruh pada tata kelola pemerintahan desa, layanan warga, dan identitas administrasi wilayah.

Pelaksana tugas Bupati Ponorogo Lisdyarita menyatakan proses pemekaran telah melewati tahapan panjang, termasuk penyusunan rancangan peraturan daerah yang disetujui bersama DPRD Ponorogo dan diajukan ke Gubernur Jawa Timur. Ia juga menyebut moratorium pemberian kode desa pada masa Pilpres dan Pilkada Serentak 2024 sempat memperlambat proses.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Jawa Timur Budi Sarwoto mengatakan verifikasi tidak hanya menilai kelengkapan dokumen, tetapi juga mencocokkan data dengan kondisi lapangan. Aspek yang diperiksa meliputi jumlah penduduk, batas wilayah, sarana-prasarana, dan potensi ekonomi agar desa hasil pemekaran dapat mandiri setelah definitif.

Setelah verifikasi selesai, tim provinsi akan menyusun laporan untuk Gubernur Jawa Timur sebagai bahan penerbitan nomor registrasi. Pemerintah provinsi disebut memiliki waktu sekitar 20 hari untuk memproses nomor tersebut sebelum tahapan berlanjut ke pengajuan kode desa ke Kementerian Dalam Negeri.